Postingan

Perubahan Post Mortal

Author : drg. Kevin Marsel Bagi seorang dokter, kematian pasien adalah akhir dari tanggung jawab dokter, tetapi setelah kematian tubuh masih mengalami serangkaian proses. Sangat berarti untuk mengetahui apa saja perubahan-perubahan yang terjadi setelah kematian. Perubahan ini dipengaruhi oleh suhu lingkungan sekitarnya, suhu tubuh saat terjadi kematian, dan ada tidaknya infeksi umum. Perubahan-perubahan tersebut adalah : 1.            Autolisis. Pada autolisis, jaringan yang mati akan dihancurkan oleh enzim-enzim, antara lain enzim dari lisosom, mikroorganisme yang menginfeksi jaringan mati. Tubuh yang mati akan mencair, kecuali jika autolisis dicegah melalui pengawetan atau pendinginan. 2.            Algor mortis. Perubahan suhu tubuh menjadi dingin, sesuai dengan suhu lingkungan. Tubuh yang mati memerlukan waktu 24 jam hingga 48 jam untuk menjadi dingin sesuai dengan suhu lin...

Anomali Gigi : Dilaserasi

Gambar
Author : drg. Kevin Marsel 1.             DEFINISI : Pembengkokan tajam pada akar – atau kadang-kadang mahkota gigi – biasanya lebih dari 20 o . 2.             ETIOLOGI : a.           Gangguan pada jalur erupsi akibat gigi-gigi berjejal, trauma, lesi tulang di dekatnya, atau traksi ortodontik. Namun banyak yang meyakini trauma bukan etiologi utama, karena prevalensi dilaserasi paling banyak pada gigi posterior, di mana lokasi tersebut tidak rentan dari trauma. b.           Adanya formasi scar, anomali perkembangan benih gigi primari, clefting fasial, infeksi saluran akar tingkat lanjut, perkembangan benih gigi ektopik disertai kurangnya ruang, efek struktur anatomi (misalnya tulang kortikal pada sinus maksila, kanalis mandibula, fossa nasalis, di mana dapat membelokkan diafra...