Postingan

Pemeriksaan Klinis pada Pasien

Gambar
"Mengakar kuat, menjulang tinggi" Oleh: drg. Kevin Marsel Pemeriksaan ini dimulai saat pasien memasuki klinik. Tingkah laku, ketenangan, dan ucapan pasien mencerminkan kesan umum dan status psikologisnya. Pemeriksaan klinis adalah langkah setelah melakukan anamnesis pada pasien. Poin awal yang harus kita catat adalah tanda-tanda vital pasien, yaitu tekanan darah, nadi, suhu, dan frekuensi pernapasan.   Pemeriksaan Jasmani (Status Praesens ) Status praesens sangat penting untuk memperoleh beberapa keterangan bagi dokter jaga. Tulisan harus jelas dan terbaca.   Kesan/ Keadaan Umum Saat pasien memasuki ruang periksa, dokter sudah bisa melihat derajat kemampuan ( performance status  dari WHO) pasien, yaitu: 0  Mampu melakukan semua kegiatan tanpa kesulitan 1  Kegiatan fisik berat terbatas, mampu mengerjakan pekerjaan ringan 2  Dapat mengurus diri sendiri, tidak dapat mengerjakan apapun, masih duduk lebih dari 50% waktu bangun 3  Hanya dapat mengurus diri s...

Asepsis dan Sterilisasi

Gambar
  Pendahuluan Konsep asepsis sudah diperkenalkan hampir 2 abad lalu. Prinsip asepsis dikenalkan oleh dokter kandungan Hungaria, Ignaz Semmelweis, di Eropa pada awal tahun 1850; dan Oliver Holmes di AS. Prinsip ini diterima setelah studi Joseph Lister tentang pencegahan luka infeksi (1865-1891). Lister yang dikenal sebagai “bapak bedah antiseptik” pada tahun 1867, menerapkan antisepsis awalnya memakai fenol untuk luka yang terkontaminasi, kemudian dioleskan di semua luka operasi, juga disemprotkan di ruang operasi. Perkembangan selanjutnya diperkenalkan sterilisasi uap, masker bedah, sarung tangan steril, gaun steril, tirai steril, dll. Sebagian besar infeksi paska operasi disebabkan: teknik bedah yang salah, asepsis, dan desinfeksi yang tidak memadai. Keberhasilan pencegahan dan pengendalian infeksi di pelayanan kesehatan sangat bergantung pada teknik aseptik semua personel, yang melakukan prosedur invasif, sterilitas semua barang yang terkait prosedur tersebut, dan desinfeksi semu...

Ilmu Penyakit Mulut: Recurrent Aphthous Stomatitis (RAS)

Gambar
  Author: drg. Kevin Marsel “Mengakar kuat, menjulang tinggi”   I. DEFINISI Suatu peradangan yang terjadi di mukosa mulut, berupa ulser putih kekuningan. Istilah “aphthous” datang dari bahasa Yunani “aphtha” yang berarti ulserasi. RAS merupakan kondisi mukosa oral yang terasa nyeri dan paling sering terjadi pada pasien   II. ETIOLOGI Etiologi pasti dari RAS sampai sekarang belum diketahui, namun faktor-faktor yang dicurigai sebagai penyebab meliputi: 1.  Perubahan hormon Pasien perempuan dengan RAS memiliki hubungan antara onset dengan siklus menstruasi, kehamilan, dismenorhea, dan steroid. 2.  Trauma RAS sering dilaporkan pada daerah trauma karena sikat gigi atau daerah bekas injeksi anestetik dan perawatan dental. Trauma menjadi predisposisi dengan menyebabkan edema dan inflamasi selular di awal dengan peningkatan viskositas matriks ekstraselular submukosal oral. Tidak semua trauma oral menyebabkan RAS, karena pemakaian gigi tiruan tidak memiliki prevalensi ...

Diabetes Mellitus: Diagnosis, Patogenesis, Tanda, Gejala, dan Hubungannya dengan Dental

Gambar
  Author: drg. Kevin Marsel “Mengakar kuat, menjulang tinggi”   I. DEFINISI Merupakan penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemik kronis yang disebabkan defek sekresi insulin, aksi insulin, maupun keduanya.

Common Cold

Gambar
Author: drg. Kevin Marsel “Mengakar Kuat, Menjulang Tinggi”   1.  DEFINISI : I nfeksi virus akut yang sembuh sendiri  ( self-limiting )  pada saluran pernapasan bagian atas yang melibatkan hidung, sinus, faring dan laring .

Introduksi: Latar Belakang Sejarah Periodontologi

Gambar
Alih Bahasa: drg. Kevin Marsel     Penyakit periodontal dan gingival sudah ada sejak zaman dahulu, dibuktikan dengan studi paleopatologi yang memperlihatkan adanya penyakit periodontal destruktif, seperti kehilangan tulang pada manusia purba berbagai suku (misalnya orang Mesir dan Columbian Amerika). Pengobatan dan diskusi terapeutik yang logis belum berkembang sampai ditemukan perawatan bedah oleh Arab pada abad pertengahan. Pengobatan modern dengan teks ilustrasi dan instrumentasi yang baik baru berkembang pada masa Pierre Fauchard abad ke-18.

Antimikrobial Dalam Kedokteran Gigi Anak

Author: drg. Kevin Marsel     Kebutuhan akan pemakaian obat-obat antimikrobial pada kedokteran gigi anak untuk beberapa kondisi, meliputi infeksi odontogenik, lesi mulut, penyakit periodontal, candidosis, dan gingivostomatitis herpetik primer. Keberhasilan manajemen infeksi bergantung pada pengetahuan klinisi akan mikrobiologi infeksi odontogenik dan intraoral, spektrum aktivitas obat, farmakologi, dan efek samping antimikrobial. Selain itu, dari sisi pasien meliputi tingkat kesehatan keseluruhan, medikasi lain yang berjalan, dan kemampuan pasien untuk konsumsi obat yang diresepkan juga harus diperhatikan. Antimikrobial merupakan substansi yang membunuh atau menekan jumlah atau pembelahan mikroorganisme, meliputi bakteri, virus, fungi, atau parasit. Agen ini bersifat toksik selektif, yang berarti pada konsentrasi seharusnya menyebabkan kerusakan pada mikroorganisme tanpa merusak sel host, sehingga pemakaiannya aman dan efektif. Hal ini terjadi karena sel mikroorganisme berbeda...